
Baru pertama kali dalam 31 tahun hidup, saya membaca kata "dialektika" dan kata ini sama sekali berbeda makna dengan "dialek". Jujur, sangat mind-blowing dan merasa gagal sebagai WNI karena baru tau ada kata itu dengan makna yang luar biasa juga.
Dialektika adalah alat untuk memahami bagaimana alam di sekeliling kita bekerja dan upaya mereka berubah.
Ada 3 jenis dialektika. Dalam buku ini yang dibahas adalah "segala hal di dunia ini memiliki hal yang berseberangan".
Karena keterbatasan anak saya dalam berbahasa Indonesia, saya menerjemahkan buku ini ke dalam Bahasa Inggris dan kemudian membacakan untuknya. Kata-kata yang digunakan dalam buku ini sangat simple sehingga memudahkan saya untuk menerjemahkan ke dalam Bahasa Inggris secara harfiah tanpa penyesuaian yang signifikan.
Buku ini bercerita tentang 7 singa bersaudara yang sudah waktunya untuk potong rambut. Sangat sesuai dengan keadaan anak saya sekarang yang menolak keras untuk potong rambut padahal rambut sudah awut-awutan dan menghalangi matanya.
Ketujuh singa bersaudara berserta ibu-ayah singa memiliki ciri khas tersendiri yang memudahkan saya dan anak saya untuk mengingat siapa yang mana. Sangat mengasyikkan untuk anak saya mengidentifikasi si ini dengan rambutnya yang begini.
Berkat buku ini, saya bisa berkompromi dengan anak saya untuk memotong rambut panjangnya. Buku ini dengan mudah menjelaskan bahwa kita tidak perlu khawatir untuk memotong rambut, toh rambut kita akan tumbuh lagi. Buku ini juga memvalidasi bahwa tidak apa setiap kita mempunyai preferensi dalam hal rambut pendek atau rambut panjang.
Ilustrasi di dalam buku ini sangat eye-pleasing dengan details yang sangat membantu jalan cerita.
Baru pertama kali dalam 31 tahun hidup, saya membaca kata "dialektika" dan kata ini sama sekali berbeda makna dengan "dialek". Jujur, sangat mind-blowing dan merasa gagal sebagai WNI karena baru tau ada kata itu dengan makna yang luar biasa juga.
Dialektika adalah alat untuk memahami bagaimana alam di sekeliling kita bekerja dan upaya mereka berubah.
Ada 3 jenis dialektika. Dalam buku ini yang dibahas adalah "segala hal di dunia ini memiliki hal yang berseberangan".
Karena keterbatasan anak saya dalam berbahasa Indonesia, saya menerjemahkan buku ini ke dalam Bahasa Inggris dan kemudian membacakan untuknya. Kata-kata yang digunakan dalam buku ini sangat simple sehingga memudahkan saya untuk menerjemahkan ke dalam Bahasa Inggris secara harfiah tanpa penyesuaian yang signifikan.
Buku ini bercerita tentang 7 singa bersaudara yang sudah waktunya untuk potong rambut. Sangat sesuai dengan keadaan anak saya sekarang yang menolak keras untuk potong rambut padahal rambut sudah awut-awutan dan menghalangi matanya.
Ketujuh singa bersaudara berserta ibu-ayah singa memiliki ciri khas tersendiri yang memudahkan saya dan anak saya untuk mengingat siapa yang mana. Sangat mengasyikkan untuk anak saya mengidentifikasi si ini dengan rambutnya yang begini.
Berkat buku ini, saya bisa berkompromi dengan anak saya untuk memotong rambut panjangnya. Buku ini dengan mudah menjelaskan bahwa kita tidak perlu khawatir untuk memotong rambut, toh rambut kita akan tumbuh lagi. Buku ini juga memvalidasi bahwa tidak apa setiap kita mempunyai preferensi dalam hal rambut pendek atau rambut panjang.
Ilustrasi di dalam buku ini sangat eye-pleasing dengan details yang sangat membantu jalan cerita.